Algoritma Tuhan

Hidupku sudah terencana. Semuanya sudah dipersiapkan dan diatur. Ada yang merencanakan agar aku bisa melakukan sebuah rencana. Hayoloh rencana-ception deh. Semuanya tertulis di Algoritma Tuhan. Kadang aku ditempatkan disebuah kondisi dengan percabangan pilihan. Kadang terjebak disebuah perulangan. Dan masuk kedalam indeks ribuan array. Ketika semuanya sedang aku jalani. Aku lupa ini sudah digariskan. Semuanya yang terjadi sudah rapi tersusun di rancangan hidup. Bahkan rancangan itu sudah jadi sebelum teori big bang meletus. Akan ada si fulan yang memilih jalan sehingga dia harus mengalami konsekuensi dari pilihannya. Semua pilihan baik menghindari takdir Tuhan atau menempuh jalan yang digariskan. Semuanya akan kembali ke jalan yang sudah ditentukan. Kita tidak punya pilihan. Hanya diberi pilihan.

Algoritmaku sudah dibuat sebelum aku ada. Tapi semuanya dimulai ketika aku 40 hari di perut ibuku. Ingatanku dihapus ketika sedang mengalami serah terima. Bahkan aku tak tahu ruhku ditiupkan kedalam rahim dan masuk melalui janin. Ketika aku lahir, algoritmaku mulai berjalan. Aku sedang berada ditengah-tengah proses. Tak tahu kapan flowchart hidupku akan tiba di simbol END. Padahal jarak START dan END sangatlah tipis. Tapi kadang harus memutar balik ke jalan yang lebih jauh untuk mencapainya. Malah ada yang baru menempuh START tak lama harus tiba di tanda END.

Memang Tuhan maha asyik. Ibarat Stand Up Comedian, Dia Keren. Memiliki ribuan Punchline tak tertebak yang telah disiapkan untukku dan kita semua. Ada yang bisa diterima, malah ada yang marah gara-gara punchline yang diterima terlalu keras menurut takarannya. Ya manusia punya kapasitasnya masing-masing. Oh iya untung Tuhan merancang algoritmanya tidak asal-asalan. Sudah ada petunjuk  berupa risalah yang disampaikan melalaui utusannya. Kalau saya Al Qur’an manual book untuk menjalani Algoritma Tuhan di hidup ini. Walau ada refrensi dari Hadist, tasfir, dan sebagainya. Coba kalau gak ada petunjuknya. Ketika terjebak di sebuah pilihan mungkin aku bingung pilih yang mana. Atau kalau terjebak di perulangan saya tak tahu harus menunggu sampai kapan loopingnya berakhir atau bahkan harus bagaimana.

Melihat semua yang terjadi begitu sulit. Kadang lupa bahwa petunjukNya sudah jelas. Sehingga mengucapkan kalimat pendek sering lupa. Jadi jangan lupa ya gaes buat bilang :

Alhamdulillah 😀

Udah ah. Tulisan ini mengandung kata yang hanya dipahami oleh orang TI atau mengetahui bidang ini. Jangan bingung yaa hohoho

Advertisements

5 thoughts on “Algoritma Tuhan

Makasih konentar kalian ya, semoga kalian ikhlas nulis komennya. hohoho :3

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s