[Review Buku] Good Omens – Neil Gaiman & Terry Pratchett

ini bukunya
ini bukunya

Gara-gara liburan jadi lupa buat nulis updatetan blog nih -_-. Maafkan diriku ya saudara-saudara :(. Nah pas liburan kemaren saya menyelesaikan baca novelnya Neil Gaiman & Terry Pratchett yang judulnya Good Omens. Sejauh yang saya tangkap ini buku komedi tapi bahasannnya sangat sensitif. Pembahasannya tentang hari kiamat. Yang berperan gak nanggung-nanggung. Ada malaikat,iblis terus ada penyambung suara tuhan dan tokoh kuncinya saja anti kristus.

Setelah saya baca novel ini, premis yang saya bisa jabarkan tentang buku adalah cerita tentang hari kiamat yang akan terjadi berdasarkan ramalan, tapi sayang anti kristusnya salah tempat.

Nah isi dari cerita ini, bermula dari Crowley(utusan iblis) dan Aziraphale(mewakili malaikat) ditugaskan untuk mengutus antikristus yang berwujud seorang bayi ke sebuah rumah sakit. Seharusnnya antikristus tersebut ditaruh pada keluarga Harriet Dowling malah tertukar pada keluarga Young. Terus anak yang berada di keluarga Dowling diberi nama Warlock yang kemudian dididik oleh utusan untuk dipersiapkan menjadi antikristus. Dan antikristus sebenarnya bernama Adam yang tumbuh seperti anak pada umumnya.

Berdasarkan Ramalan yang ditulis Agnes Nutter kiamat akan terjadi pada hari sabtu selang beberapa hari setelah ulang tahun ke-11 dua anak tersebut. Seperti cerita kiamat pada umumnya, sebelum hari akhir akan terjadi kekacauan terlebih dahulu. Pada cerita di novel setebal kamus ini, juga dipaparkan sejumlah kekacauan yang telah terjadi. Seperti munculnya Atlantis, hujan katak, dan Reaktor Nuklir yang berpindah sendiri. Benar-benar persiapan menjelang Armagedon gitu,dah. Tapi penduduk tidak ada yang menyadari hal tersebut sebagai tanda hari akhir. Kecuali para utusan malaikat dan iblis tentu saja.

Semua kekacauan yang terjadi persis seperti Agnes Nutter ramalkan dan menariknya sesuai dengan yang Adam mainkan dengan kawan-kawannya (diceritakan, Adam dan kawan-kawannya bermain penyihir dan yang mereka mainkan persis dengan tanda-tanda kiamat yang akan terjadi. Aneh,kan?). Ketika hari Sabtu sudah tiba, semua orang yang mengetahui hari tersebut adalah Armagedon berkumpul di pangkalan udara Tadfield. Kiamat akan dimulai dan semuanya sudah menunggu,tinggal menunggu sang Anti kristus memberikan komando. Namun, karena Adam tidak sepenuhnya tahu kalau dia adalah Anti Kristus. Maka dia memutuskan agar kiamat tidak terjadi, dan bala tentara yang dipersiapkan untuk prosesi kiamat nganggur kembali deh. Huhuhuuhu.

Banyak adegan pada novel ini yang membuat saya tertawa sekaligus heran. Seperti kelakuan Crowley yang sudah membaur dengan kehidupan manusia. Sementara Aziraphale masih berperilaku seperti orang di abad pertengahan dan tentu saja malaikat dan iblis yang saling berteman namun tak saling percaya :D. Terus ada adegan dimana si-Crowley yang mengendarai mobil tanpa bensin dan memutar lagu orkestra dengan penyanyi Fredie Mercurie(kalau mau tau halamannya baca sendiri ya :P). Ada beberapa kata yang sulit dimengerti, entah dari terjemahan atau memang kata yang dipilih penulis. Seperti kata Dansa Kepala Paku (hal 335). Terus menurut saya ada tokoh yang kalau tidak ditulispun, tidak akan berpengaruh pada cerita. Yaitu kemunculan Raven sable yang punya usaha makanan diet (halaman 84,terus di halaman 203) dan juga tokoh Red Zuigiber(halaman 158-167). Saya gak tau kenapa tokoh tersebut muncul.

Selain itu menurut pengantar penulis, salah satu salinan buku Good Omens ini berada di Vatikan. Kok bisa,ya? Apa karena membahas tentang kiamat. Terus dibahas oleh orang vatikan, eh gak tau lagi, deh. Saya gak mau berspekulasi hohoho.Tapi buku ini seru untuk dibaca kok.

Udah gitu aja reviewnya, moga suka. Maaf kalau masih abal-abal :3.

Advertisements

8 thoughts on “[Review Buku] Good Omens – Neil Gaiman & Terry Pratchett

  1. Agak males baca buku terjemahan yg setebel kamus gini, pasti ada aja tokoh yg kurang berpengaruh, justru kebanyakan nama malah bikin bingung.
    Akhirnya jadi kiamat gak, tuh?

Makasih konentar kalian ya, semoga kalian ikhlas nulis komennya. hohoho :3

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s