Jika Aku Menjadi Bupati Jember

Kayak di acara tv ya pake judul “jika aku menjadi….”. nah dari judul itu jika saya menjadi bupati Jember yang saya lakukan adalah tetap dandan seperti biasa yang penting rapi dan goog looking gak perlu pake setelan jas, kemeja dan peci. Kesannya tua banget gitu. Resmi kan gak harus gitu. Malah saya lebih seneng pakai baju berkerah ditutupin Sweater atau hoodie (ituloh jaket yang ada tutupnya, kayak malaikat pencabut nyawa di film-film). Kan kalau gitu lebih keren, terus diikutin deh sama bawahan jadi pas masuk kantor buat dinas suasananya gak membosankan.

ini contoh bupati yang dandan resmi
ini contoh bupati yang dandan resmi
ini ilustrasi bupati yang dandannya santai
ini ilustrasi bupati yang dandannya santai

Selain itu tentunya saya juga punya tugas membuat jember menjadi lebih keren. Salah satu masalah Jember yang membuat tidak keren akhir-akhir ini adalah padetnya kendaraan. Ya begitulah yang saya alami di sekitar kampus, daerah kota atau mungkin pas masuk kecamatan-kecamatan. Orang-orang lebih memilih naik kendaraan pribadi seperti sepeda motor, atau mobil adalah alasan lebih cepat, gampang, mudah dan praktis. Padahal cuma keluar 100 meter dari kosan sudah naik motor. Jalan kaki kan sehat beroooo -_-. Mungkin alasan mereka gak mau jalan kaki untuk rute sedekat itu karena panas sehingga terasa capek. Nah kalau saya jadi bupati jember langkah yang akan saya lakukan adalah membuat fasilitas yang nyaman untuk pejalan kaki. Seperti trotoar dengan atap di atasnya. Kasihan kan buat pejalan kaki trotoarnya dibuat warung. Jadi harus melintasi bahu jalan.

ini macetnya
ini macetnya

Aturan lain yang akan saya buat adalah pengurangan jumlah kendaraan bermotor. Jadi kemana-mana naik sepeda. Terus benerin angkutan umum kayak lin biar lebih keren lagi. Dari segi warna yang itu-itu saja. Terus interior yang dibuat senyaman mungkin. Terus, dibangun tempat pemberhentian atau tempat ngetem dan harus dipatuhi. Jadi para supir gak berhenti seenaknya dan calon penumpang bisa menunggu di tempat yang disediakan. Untuk yang rutenya agak jauh bisa menggunakan ojek. Kasihan soalnya tukang ojek sering nunggu penumpang di pangkalannya (bancii kali mangkal?) tapi gak dateng-dateng. Mereka nunggu sambil ngopi dan ngerokok. Jelas mereka rugi kalau rokok yang mereka habiskan 2 bungkus dan kopinya lima gelas. Sementara penumpang yang gunain jasanya Cuma dua orang.

Itu untuk kawasan kampus atau sekitar kota. Bagaimana buat daerah jember yang pelosok? Yang akan saya lakukan adalah merenovasi bis yang ada. Bis dari Jember-Situbondo seperti bukan bis, kayak peti mati berjalan 😦

. Setidaknya dengan bis yang keren, harga yang murah mungkin orang-orang yang mau mudik bisa memilih naik bis daripada naik kendaraan pribadi. Terus akses kendaraan ke tempat wisata juga perlu tuh. Jember punya wisata yang bagus tapi gak terjamah (aduuh maaf bahasanya). Bukan hanya gak ada di peta, tapi rute yang dilewati harus mendaki gunung, lewati lembah sungai mengalir indah ke samudraa. Setidaknya kalau fasilitasnya tersedia akses kesana bisa lebih mudah, dan pendapatan dari wisata tersebut bisa memajukan Jember ke depannya. Asek.

Jadi mungkin itu yang akan saya lakukan kalau saya menjadi bupati Jember. Tentu saja banyak masalah lain yang masih perlu diatasi seperti pendidikan,ekonomi, sosial dan budaya. Tapi itu aja deh :D.

 tulisan ini diikutkan dalam lomba #JemberIstimewa2. pengen ikutan? klik disini banner jember istimewa 2

note : gambarnya cuma dikit, dikit banget malah hehe maaf ya. Gak suka foto-foto sih :p

eh iya selamat hari pahlawan buat semuanya yaa :D. Semoga bisa nerusin perjuangan mereka :3

Advertisements

19 thoughts on “Jika Aku Menjadi Bupati Jember

      1. Kecenya tetep ngga boleh ketinggalan yak.. Wkwkwk.. 😛

        Bukan macetnya yang jadi masalah sebenarnya Siro, melainkan pribadi para pengguna jalannya.. 😦

  1. tolong disediakan kostan gratis ber-AC buat anak perantauan kayak saya *lah

    semoga menang ya gan….
    kali aja bneran jd bupati ntar #asik

Makasih konentar kalian ya, semoga kalian ikhlas nulis komennya. hohoho :3

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s