Senyum Lebaran di Pantai Jangkar

siluet pantai jangkar
coba tebak siapa ini? hoho

Lebaran memang membawa banyak sekali cerita, karena tiap orang yang merayakan mengisinya dengan aneka kegiatan yang bermacam-macam. Termasuk saya sendiri. Banyak hal seru yang saya alami ketika merayakan idul fitri tahun ini. walau ada saja momen yang terulang kembali seperti tahun lalu aku merayakan lebaran kali ini. Momen yang sering terulang adalah ketika bersilaturahmi ke sanak famili, topik yang dibahas selalu sama. Seperti “Waah kamu sudah besar yaa padahal dulu masih kecil gak bisa diem.” Ayolaah, setiap tahun umur manusia pasti bertambah, akan ada perubahan yang terjadi. Masak selamanya saya akan kecil seumur hidup? -_-. Selain itu pembicaraan para orang tua juga selalu itu-itu saja, ini yang saya alami. mungkin sebagian besar dari kalian tidak mengalami hal ini. topik tersebut adalah: “tahu gak, pak? Bapaknya pak Joko itu masih ada saudara dari mbah ponakannya bu Sarjimin. Terus lagi ya anaknya bapak bla bla itu masih terikat jalinan persaudaraan tiga turunan dari bu bla bla bla” Ya, kalau di daerah saya, pasti akan familiar dengan topik pembicaraan tersebut. Saya hanya berpikir aneh, emangnya kalau topik pembicaraan tersebut tidak diangkat saat silaturahmi, persaudaraan bisa putus? Kalau tiap tahun topik tersebut selalu ada, kenapa gak ada kuis ya? Biar anak-anak yang mendengarkan jadi antusias mendengar para orang tua ngomong. Jadi tidak bosen sambil ngemutin kulit kacang beserta toplesnya. Namun ada momen yang sering dihindari para anak muda pada saat lebaran. Padahal itu hanya sebuah pertanyaan, “waah mana pasanganya?” hehe. Ya walaupun itu pertanyaan basa-basi sih, dijawab atau tidak ada jawabannya tidak akan ada pengaruhnya. Kalaupun menjawab “belum ada” si penanya tidak akan memberikan solusi juga toh :p. Tapi terlepas itu semua, lebaran kali ini saya tidak hanya mengisi momen dengan bersilaturahmi saja. Saya mengisi dengan jalan-jalan menikmati pesona di daerah saya. Pantai Jangkar adalah tempat yang saya pilih, maklum lama di perantauan jadi jarang saya menginjakkan kaki di pasirnya yang sedikit kasar. Tempat ini saya pilih karena kangen saja, sudah lama sih. Panta Jangkar tidak hanya dinikmati lautnya saja, tapi oleh para penduduk setempat dibuat mencari rejeki dengan berlayar mencari ikan dan juga ada pelabuhan yang dibuat transportasi menyebrang ke pulau Madura.

panorama pantai jangkar
keren kan hohoh.

Lebaran kali ini spesial, karena saya ke Pantai Jangkar bersama dia, si gadis pembuat sejarah :D. jadi saya tidak melongoh menikmati ombak yang menyapu pasir sendirian sementara di sekitar saya banyak anak muda labil menikmati sore dengan berselfie alay :p. Mungkin banyak orang yang tidak tahu dimana itu jangkar, padahal kalau mau menyebrang ke madura tepatnya Sumenep melalui jalur laut, bisa lewat Jangkar. Lebih dekat dibanging memutar lewat surabaya. Selain itu yang saya kagumi adalah Dermaga yang ada di tempat tersebut, sangat keren bila dipandang dari kejauhan.

IMG_20140729_161514
kira-kira sendiri sisa wajahnya seperti apa yaa :p
senja di jangkar
dermaganya panjang, tapi amazing kan 😀

Jadi kalau main ke daerah Situbondo, tepatnya di Asembagus, gak ada salahnya ke tempat ini :D. gratis kok.

jejak kaki di jangkar
ambil gambar dan tinggalkan jejak kaki 😀

ya seperti itulah cerita mengenai senyum lebaran kali ini, mungkin ada cerita lain bisa dishare juga dong :D. atau tulis juga terus dibagikan kesini

Advertisements

12 thoughts on “Senyum Lebaran di Pantai Jangkar

  1. Hehehhe… lebaran kali ini saya yang di perantauan… untuk sementara mesti pisah ma kekasih hati. Sedih juga seh.. tapi mau gimana lagi. Tugas tetaplah tugas. Semoga cepat kembali ke kampung halaman…. tetap semangat…..

  2. Suit…suit… hehe
    Tapi kayanya emang perlu loh Kak, ngebicarain tentang si A turunan sodara ini-itu soalnya kalau nggak gitu, nggak bakal kenal/tahu meski juga sebaiknya jangan tiap waktu bicarain itu sih. Btw, saya pernah ke pantai Jangkar juga, sekali. Emang oke sih. 😀 Saya juga ada sodara di Asembagus loh.

Makasih konentar kalian ya, semoga kalian ikhlas nulis komennya. hohoho :3

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s