Alasan Orang Malas dengan Hari Senin

Hari senin umumnya adalah hari pertama setelah liburan. Entah liburan panjang atau liburan pendek. Orang yang belum bisa move on dari liburan cenderung menganggap hari senin adalah hal yang menakutkan. Karena dengan adanya hari senin mereka akan kembali beraktivitas dengan rutinitasnya sehari-hari. Banyak yang ngeluh dengan hari senin entah di dunia nyata ataupun dunia maya. padahal hari senin sama dengan hari-hari sebelumnya, dia tidak menjelma menjadi monster jahat yang siap menerkam orang-orang yang kembali bekerja setelah liburan. Tapi ada saja orang-orang yang masih malas bertemu dengan hari senin. Berbagai alasan yang sering mereka keluhkan dengan hari senin seperti berikut ini, simak sampai habis yaa :3.

Tugas belum selesai

Biasanya tugas hari jum’at , karena terlalu santai gak keburu dikerjakan jadi panik, atau mungkin gabungan antra tugas hari sebelumnya yang numpuk gara-gara gak langsung dikerjain. Dan libur hari sabtu(bagi yang libur, yang gak libur kasihan deh) dan minggu dapat menyebabkan lupa diri dengan tugas-tugas yang telah diberikan. Alhasil ketika minggu malam menjelang kebanyakan orang langsung bingung dan berharap minggu itu gak akan berakhir. Selain karena ingin liburan terus, tugas mereka juga ingin bisa selesai dengan waktu yang tersisa.

Karena hari libur dapat menyebabkan seseorang sejenak amnesia dengan kehidupan normal mereka. Yang dapat mengamensiakan mereka ya bermacam-macam. Seperti acara tv di hari minggu atau liburan lainnya kayak film kartun yang dapat menghipnotis anak-anak kecil biar lupa sama tugasnya. Atau acara musik dahsyat atau inbox yang dapat menghipnotis anak-anak menjadi alay :(. Selain itu mengisi liburan dengan jalan-jalan juga bisa melupakan mereka dengan tanggungan tugas yang numpuk di meja kerja. Kegiatan yang paling keren saat liburan dan sering saya lakukan sampai-sampai tugas semuanya tak terjamah adalah tidur. Karena saya tidak mau terhipnotis dengan acara tv dan gak punya uang buat jalan-jalan, jadi ya saya tidur. Entah sambil merem atau masih melek tergantung kondisisi. Mungkin bangun Cuma buat beli makan ;3.

Cara mengatasi ketakutan dengan hari senin karena tugas menumpuk ya dikerjakan hari sebelumnya atau mencicil pekerjaan yang sudah diberikan. Mencicil tugas itu enak gak sama kayak mencicil hutang karena gak ada bunga :3. Kalau menunda-nunda akibatnya tugas menumpuk seperti gunung mau mendaki dan akhirnya kelelahan akibat belum bisa mencapai puncak. Alhasil ketika hari minggu akan berakhir hari senin yang menyambut akan nampak seperti momok mengerikan.

Belum puas liburannya

Sifat dasar manusia memang tidak pernah puas, dikasih harta dua gunung akan minta gunung yang ke tiga. Kan mending dua gunung, gunung kembar :p. Begitu juga dengan liburan. Untuk orang kantoran yang liburannya dari hari sabtu sampai minggu akan terasa kurang, mengingat ribetnya kerjaan kantor. Tapi kalau dikasih libur selama setahun penuh, akan uring-uringan kapan masuk kerja lagi. Itu setahun gak masuk kerja, libur apa dipecat ya?

Ada yang puas dikasih libur sehari bahkan ada yang masih kurang dikasih libur sebulan. Ya tergantung orangnya sendiri sih, kalau liburan diisi dengan kegiatan yang menyegarkan otak untuk sejenak, paling lama seminggu sudah cukup sih. Tapi kalau untuk menyembuhkan hati yang luka nampaknya sepuluh tahun liburan tak akan terasa puas (hubungannya apa ya).

Kan liburan ada agar membuat orang istirahat sejenak, biar bisa lebih produktif untuk hari-hari berikutnya. Kalau kelamaan istirahat, dan anggota tubuh jarang kan seperti mesin tua yang lama gak beroperasi kemudian disuruh bekerja lagi. Butuh adaptasi lagi, seakan-akan tubuh bekerja dari nol lagi. Jadi produktivitas tubuh gak maksimal. Jadi berapa hari liburannya ya bersyukur dong. Kalau gak dapet liburan sama sekali syukuuuurin deh :D.

Kalau upacara lupa naruh topi,dasi dan atribut lain dimana

Biasanya yang ngalamin hal ini para remaja yang masih SMA atau SMP yang sekolahnya masih menganut sistem upacara bendera pada hari senin. Mereka bisa jadi benci hari senin kalau perlengkapan untuk upacara yang harus dibawa buat besok hari senin raib entah kemana. Padahal hari-hari sebelumnya masih menggantung tenang di gantungan baju. Namun ketika senin menjelang topi,dasi,sabuk seakan bersembunyi. Apakah ini ada sangkut pautnya dengan alien? Sungguh konspirasi.

Sempet heran kenapa kalau upacara harus pake topi segala. Lapangan panas pada saat upacara, dan kepala ditutup topi sekolah, panasnya masih akan terasa. Kecuali kalau yang dipakai topinya pak tani. Atau mending pakai payung aja sih. Dan kalau upacara tetap ingin dilaksanakan tapi gak pengen kepanasan upacaranya ditempatkan di dalam ruangan dan ber-AC. Pasti akan semriwing tuh :p. Selain itu ada juga yang harus memakai sabuk sebagai atribut perlengkapan. Ini saya gak ngerti. Fungsi sabuk itu agar celananya yang kedodoran gak melorot dari tempatnya kan. Apakah ketika hari senin semua pelajar di Indonesia ukuran perutnya bertambah atau celananya bisa membesar? Jadi harus memakai sabuk biar saat upacara celananya gak melorot. Sepertinya konspirasi illuminati lagi ya -_-.

Saran saya segala atribut buat kelengkapan upacara sebaiknya dipersiapkan hari-hari sebelumnya. Abis make jangan dibuang biar hari senin berikutnya gak bingung ngubek-ngubek tong sampah cari topi,sabuk sama dasi. Kalau punya cadangan banyak karena ibunya jualan perlengkapan sekolah sih gak masalah abis pakai langsung dibuang. Karena orang yang takut pada hari senin buat upacara, bukan upacara itu sendiri yang mereka takutkan tapi ribetnya perlengkapan yang harus dipakai. Kalau misalkan upacara langsung ikut aja tanpa harus pakai ini itu,tentu pelajar Indonesia akan sentosa hidupnya (duh apasih -_-).

Kembali bertemu orang yg dibenci

Setiap orang punya orang yang dibenci. Entah dimanapun mereka berada pasti ada saja orang yang mereka benci. Dan biasanya malas mau ketemu atau bahkan denger namanya saja sudah seperti trauma psikologis. Dan saat liburan rasa trauma sejenak hilang. Tapi namanya libur tentu gak selamanya mau gak mau setelah liburan harus bertemu lagi dengan orang tersebut. Kalau misal sudah beraktivitas kembali dan orang yang kita benci lagi gak masuk kerja tentu ada perasaan lega gimana gitu ya.

Orang yang bisa dibenci bisa bermacam-macam. Entah orang tersebut teman biasa,dosen atau bahkan direktur di tempat kerja. setelah liburan interaksi dengan yang kita benci pasti ada. Entah sekedar menempuh pelajaran dalam satu ruangan ataupun dalam bertemu dalam rapat. Asalkan jangan menempuh hidup dalam pelaminan -_-. Ya kalau gak mau bertatap muka mendingan saat bertemu matanya ditutup. Dan kalau mau bicara pake bahasa isyarat. Atau lewat kode morse. Atau kadang kelewat benci dan gak tahan, ya bilang aja daripada dipendem nanti jadi suka loh cie cie. Tapi jangan sesama jenis yaa :(.

Daripada malas bertemu dengan orang yang dibenci mendingan pindah sekolah atau pindah kantor aja. Takutnya gara-gara orang tersebut kerjaan jadi gak selesai-selesai. Misalkan kita benci dengan seorang dosen, dan dosen tersebut ngasih tugas. Tugasnya gak dikerjakan gara-gara alasan benci dan kemudian bilang “uh dosen itu gak pernah mengerti aku. Dan akan ku racuni minuman itu dengan bumbu rendang huahaha”. Jangan gitu ya, soalnya adegan tersebut hanya ada dalam sinetron, akan sangat aneh bila terjadi di dunia nyata. Lagian kalau ada masalah kenapa gak langsung diselesaikan aja sih. Diem-dieman gak akan selesai masalahnya. Selamanya akan terus benci dengan orang itu. Dan saat orang itu sudah pergi kita kangen. Iya kalau pergi untuk sehari dua hari, kalau untuk selamanya? Mau nyusul kesana?

 

Tapi menurut saya gak usah terlalu takut dengan hari senin, karena hari yang baru bisa dimulai kembali buat menghasilkan sesuatu yang lebih baik. Lagian blog ini update insya Allah tiap hari senin, jadi inget hari senin ya inget blog ini yang bisa mengisi hari-hari anda 😀 .

Advertisements

19 thoughts on “Alasan Orang Malas dengan Hari Senin

  1. pas jaman sekolah iya, bnci bgt deh ama senin..mana pulang lbh lama, trs semua pelajaran mengerikan biasanya di hari senin ;p

    tp pas kuliah udh ga bnci, krn pelajarannya aku sukaaaa ^o^…kan udh sesuai jurusan…

    pas kerja , agak galau sih..kdg suka ama senin, apalagi kalo jdwal saat itu training full day…Beughhh… seneng deh.. training artinya makan gratis plus coffee break hahaha… tp kalo lg ga training, biasa aja… cuma jd bnci krn macetnya jkt itu nth knpa paling nyeremin pas senin -__-

Makasih konentar kalian ya, semoga kalian ikhlas nulis komennya. hohoho :3

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s